Refleksi 10 Penyebab Doa Belum Terkabul Oleh Ibrahim Ibn Adham R.A
سُبْحَـٰنَكَ لَا عِلْمَ لَنَآ إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْحَكِيمُ
Refleksi Hikmah 10 Sebab Doamu Belum Dikabulkan.
Sudah dijelaskan pada pembahasan Alhikam Hikmah Fasal 006 yang menjelaskan Rahasia Dan Hikmah saat doa tak kunjung terkabul. Yang intinya, pada situasi dan kondisi terkabul atau belum terkabul itu ada hikmah dan kebaikan Alloh yang selalu tersalurkan. Kita sebagai seorang hamba hanya bisa merefleksi-merenungi esensi tujuan perlakuan Alloh pada kedua situasi tersebut.
Baca juga Adab dan Refleksi sikap seorang murid suluk ketika berdoa, pada pembahasan Alhikam Hikmah Fasal 007.
Dikabulkan belum berarti kebaikan dan manfaat. Sebaliknya, tidak dikabulkan tidak berarti buruk dan tidak manfaat. Terkadang dan seringkali malah bisa terjadi sebaliknya. Yang intinya, dikabulkan atau belum dikabulkan itu belum final atau tidak selesai di situ. Sama-sama masih ada tuntutan tugas selanjutnya dan masih selalu harus minta pertolongan dan perlindungan Alloh.
Namun begitu, memang seringkali ada beberapa hal atau sebab yang harus diperbaiki terkait belum terealisasinya sebuah doa/permohonan. Namun tidak berarti juga sebab belum terkabulnya doa itu karna sebab tersebut (sebab itu belum baku atau mungkin memang bukan karna sebab itu). Intinya, dikabulkan atau belum dikabulkan atau tidak dikabulkan itu menurut kebijakan-kebijakan Ilmunya Alloh yang tidak diketahui oleh si Pendoa, yang pada akhirnya kebijakan itu tidak lain untuk kebaikan manusia/si pendoa itu sendiri.
![]() |
| Kisah Hikmah, Attanbih Syarah Alhikam, Hal 184. |
Refleksi Dari Kisah Hikmah.
Apa Saja 10 Penyebab Doa Belum Juga Dikabulkan Itu?
1. Kamu sudah tau Alloh sebagai Tuhan (dan kamu sebagai Hamba), namun kamu tidak menunaikan hak-hak ketuhanan dan hak-hak kehambaan.
2. Kamu membaca (mempelajari-mengetahui) kitabnya (tau hukum-hukumnya Alloh), namun kami tidak mengamalkannya (menjalankan hukum Alloh yang kamu ketahui).
3. Kamu mengaku cinta Rasul-Nya, namun kamu meninggalkan sunnah-sunnahnya.
4. Kamu mengakui bahwa Syaitan adalah musuhmu, namun kamu malah mengikuti dan bertindak layaknya Syetan (membantah dan tidak mau ikut perintah Alloh).
5. Kamu mengaku cinta dan menginginkan surga, namun kamu tidak mau mengerjakan (beramal) sesuatu yang bisa menghantarkanmu ke surga.
6. Kamu mengaku benci dan takut masuk neraka, namun kamu malah mengerjakan sesuatu yang menyeret dirimu sendiri ke neraka.
7. Kamu mengatakan Kematian itu adalah Haq (kebenaran yang tidak bisa diingkari dan bisa datang setiap saat setiap waktu, dan bila datang tidak bisa dimundurkan), namun kamu sama-sekali tidak mau bersiap-siap untuk bekal setelah Kematian.
8. Kamu kepo dan sibuk meneliti aib cacat dan kekurangan orang lain, namun kamu malah lalai dan tidak peduli pada aib dan kekurangan-kekurangan dirimu sendiri.
9. Kamu menggunakan dan memakan nikmat yang diberikan Tuhanmu, namun kamu tidak pernah mensyukurinya (mengingkari arau tidak menganggap sebagai pemberian dari Tuhanmu).
10. Kamu menguburkan orang-orang mati, namun kamu tidak pernah mengambil pelajaran dari peristiwa kematian itu.
=======
Semoga kita selalu diberi anugerah, petunjuk, pertolongan, dan penjagaan-Nya agar bisa terhindar dan mampu menghindar dari hal-hal yang tidak baik (yang dilarang Alloh). Dan selalu diberi kekuatan untuk bisa dan mampu mengerjakan sesuatu yang baik (yang diperintah Alloh). Bi Fadhlihi wa Karomihi. Aamiin...
Wallohu 'Alam Bi Shawabih.
Intaha, Ulasan Admin.
Referensi :
- Attanbih Halaman 184.
- Hilyatu Auliya', Juz 8 hal 15.
Artikel Terkait
Mudarosah Interaktif
Share Vote Comments And Other
Author Catatan Mudarosah.
Terima Kasih telah membaca Catatan Mudarosah
[ Refleksi 10 Penyebab Doa Belum Terkabul Oleh Ibrahim Ibn Adham R.A ], Semoga bermanfaat.
Halaman Catatan Favorit ada di kolom pojok kanan atas.
Contact and Support : admin.mudarosah@gmail.com




